Konsep Arsitektur Enterprise

March 5, 2020

Arsitektur

Arsitektur diperlukan untuk mengelola kompleksitas organisasi atau sistem yang sangat besar.

Untuk menciptakan gambaran struktur organisasi, proses bisnisnya, dukungan aplikasi, dan infrastruktur teknis, kita perlu menjelaskan aspek dan domain yang berbeda serta hubungannya.

Arsitektur

Konsep dasar sebuah sistem dalam lingkungannya terletak pada elemen2nya, hubungannya, serta prinsip dari rancangan dan evolusinya.

Stakeholder

Seorang individu, kelompok, atau organisasi yang memiliki kepentingan/ketertarikan dalam, atau pertimbangan terhadap, sebuah sistem.

Seorang Arsitek perlu untuk mendiskusikan arsitektur dengan para stakeholder, dan harus dapat menjelaskan arsitektur serta dampaknya kepada semua stakeholder yang terlibat, yang biasanya memiliki latar belakang berbeda-beda.

Arsitektur enterprise

Munculnya disiplin ilmu Enterprise Engineering memandang enterprise sebagai satu kesatuan sistem yang dirancang dengan tujuan tertentu yang dapat diadaptasi dan dirancang-ulang secara sistematis dan terkendali.

Sebuah ‘enterprise’ dalam konteks ini dapat didefinisikan sebagai berikut (The Open Group 2011):

Enterprise

Kumpulan organisasi yang memiliki tujuan yang sama dan/atau produk akhir yang sama

Arsitektur pada level keseluruhan organisasi biasa disebut sebagai ‘enterprise architecture’ yang dapat didefinisikan sebagai berikut:

Enterprise architecture

Sebuah prinsip, metode, dan model yang koheren yang digunakan dalam perancangan dan realisasi struktur organisasi, proses bisnis, sistem informasi, dan infrastruktur dari sebuah enterprise.

Enterprise architecture mencakup inti2 dari bisnis, TI dan evolusinya -> tanpa arsitektur yang bagus, akan sulit untuk mencapai kesuksesan bisnis.

Karakteristik paling penting dari sebuah enterprise architecture adalah menyediakan pandangan menyeluruh dari sebuah enterprise.

Sebuah enterprise architecture yang baik menyediakan kebutuhan mendatang untuk menyeimbangkan dan membantu translasi kebutuhan tersebut dari bentuk strategi perusahaan menjadi operasi sehari-hari.

Model, view, presentasi, dan analisis arsitektur semua membantu untuk menjembatani ‘communication gap’ antara Arsitek dan stakeholder.

image-20200222062713077

Proses arsitektur enterprise

Arsitektur adalah sebuah proses sekaligus sebuah produk.

Produk berfungsi untuk memandu manager dalam merancang proses bisnis dan system developers dalam membangun aplikasi agar tetap sejalan dengan tujuan dan kebijakan bisnis.

Dampak dari proses adalah lebih dari sekedar membuat produk arsitektur– kesadaran/kewaspadaan stakeholder yang berkaitan dengan tujuan dan aliran informasi bisnis akan terlihat.

Proses arsitektur terdiri dari langkah2 yang membawa ide awal melalui tahapan perancangan dan implementasi menjadi sebuah sistem yang operasinal, dan akhirnya mengubah serta menggantikan sistem ini.

Dalam semua tahapan proses arsitektur, komunikasi yang jelas dengan dan antara stakeholder menjadi penting.

image-20200222062806873

sumber : Suryo Widiantoro, ST, MMSI, M.Com(IS)